Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha
Pengasih lagi Maha Penyayang, saya panjatkan puja dan puji syukur atas
kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada
saya, sehingga saya dapat menyelesaikan tulisan tentang Keterkaitan Psikologi
dan Teknologi Internet.
Adapun tulisan ini telah saya usahakan semaksimal
mungkin dan tentunya dengan bantuan berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar
pembuatan tulisan ini. Untuk itu saya tidak lupa menyampaikan banyak terima
kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam pembuatan tulisan ini.
Namun tidak lepas dari semua itu, saya menyadari
sepenuhnya bahwa ada kekurangan baik dari segi penyusunan bahasa maupun segi
lainnya. Oleh karena itu dengan lapang dada dan tangan terbuka saya membuka
selebar-lebarnya bagi pembaca yang ingin memberi saran dan kritik kepada saya
sehingga saya dapat memperbaiki tulisan ini.
Penyusun mengharapkan semoga dari tulisan ini dapat
diambil hikmah dan manfaatnya sehingga dapat memberikan inspirasi terhadap
pembaca.
Depok, 10
Maret 2020
Penyusun
KETERKAITAN
PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INTERNET
A.
Pengertian Psikologi, Teknologi, dan Internet
Psikologi
merupakan salah satu bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari
tentang perilaku, fungsi mental, dan proses mental manusia melalui prosedur
ilmiah. Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang
yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Penggunaan
teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi
alat-alat sederhana. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya
mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap
komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala
global. Internet (portmanteau dari interconnected network) adalah sistem
jaringan komputer yang saling terhubung secara global dengan menggunakan paket
protokol internet (TCP/IP) untuk menghubungkan perangkat di seluruh dunia. Ini
adalah jaringan dari jaringan yang terdiri dari jaringan privat, publik,
akademik, bisnis, dan pemerintah lokal ke lingkup global, dihubungkan oleh
beragam teknologi elektronik, nirkabel, dan jaringan optik. Internet membawa
beragam sumber daya dan layanan informasi, seperti dokumen hiperteks yang
saling terkait dan aplikasi World Wide Web (WWW), surat elektronik, telepon,
dan berbagi berkas.
B.
Keterkaitan Psikologi dengan Teknologi Internet
Psikologi dan teknologi
internet pada saat ini dapat di katakan memiliki keterkaitan yang cukup erat.
Perkembangan teknologi pada saat ini berkembang cukup pesat bersamaan dengan
pergerakan pola pikir dan kebutuhan akan teknologi. Dari sisi inilah mulai
muncul hubungan yang berkaitan erat. Psikologi adalah ilmu yang mempelajari
perilaku setiap manusia dari yang tampak maupun tidak tampak, dari sisi fisik
dan psikis. Internet adalah sebuah perkembangan yang dilahirkan oleh kemajuan
teknologi. Keduanya seakan berjalan beriringan dan menjadikannya suatu hal yang
saat ini sulit untuk di pisahkan. Pengaruh yang ditimbulkan dari perkembangan
teknologi yaitu khususnya internet sedikit banyak mengubah cara dan pola
perilaku yang dapat dilihat dan diteliti
dari segi ilmu psikologi. Dan dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa
hubungan dari keduanya adalah terletak pada bagaimana keduanya saling
mempengaruhi dalam berinteraksi. Bagaimana pengaruh yang ditimbulkan oleh
internet terhadap manusia sebagai pengguna (user) dan bagaimana manusia sebagai
pengguna mengecreate isi konten dari internet itu sendiri. Sebagaimana fungsi
dari internet yaitu menyampaikan informasi yang berkaitan dengan pengetahuan.
Sehingga jika dikaitkan, teknologi internet sangat berpengaruh terhadap
psikologis manusia.
C.
Contoh Keterkaitan Psikologi dengan Teknologi Internet
Zaman semakin
berkembang, ilmu pengetahuan dan teknologipun mengalami kemajuan yang pesat.
Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai aspek kehidupan manusia yang semakin
meningkat jumlah kebutuhannya seiring berkembangnya zaman. Contoh perkembangan
zaman antara lain adalah globalisasi dan teknologi yang semakin canggih.
Perkembangan teknologi yang semakin canggih ini, memiliki berbagai dampak
postif dan negatif di semua aspek kehidupan manusia. Salah satu contoh positif
dari perkembangan teknologi yang pesat adalah memudahkan manusia untuk
memperoleh informasi dari berbagai sumber, misalnya televisi, radio, media
cetak, maupun media elektronik seperti internet. Perkembangan teknologi juga
memiliki dampak negatif, yaitu salah satunya adalah keterbukaan informasi yang
tidak bertanggung jawab yang didapatkan dari sumber-sumber informasi di atas
salah satunya internet.
Hampir semua
orang dapat mengakses berbagai informasi dari internet. Salah satunya adalah
informasi di bidang psikologi yaitu mengenai alat-alat tes psikologis. Saat
ini, banyak sekali alat-alat tes psikologi tidak terjamin kerahasiaannya karena
keterbukaan yang tidak bertanggung jawab tersebut. Melalui internet kita dapat
memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan
tes psikologi secara langsung dari internet. Menurut Djamaludin Ancok, kini
semakin sulit untuk merahasiakan alat tes karena begitu mudahnya berbagai tes
diperoleh melalui internet. Program tes inteligensi seperti tes Raven, dan
Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari
permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan
pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui
internet tersebut. Apabila tes-tes psikologi tersebut bocor, maka penulis
memiliki kekhawatiran masyarakat akan mempunyai asumsi bahwa mereka tidak perlu
lagi untuk datang ke biro psikologi untuk melakukan berbagai macam tes
psikologis. Hal ini disebabkan juga karena mereka mendapatkan kemudahan hanya
dengan membuka internet, mencari tes psikologi online yang mereka butuhkan,
langsung dapat mengetahui hasilnya dan dengan biaya yang murah meriah.
Sebenarnya tes-tes psikologi tidak hanya mudah dicari melalui internet,
sekarang sudah banyak juga yang menjual buku-buku tentang tes psikologi dengan
harga yang murah.
Dalam mengikuti
psikotes atau tes-tes psikologis lainnya, tidak diperlukan bimbingan atau
membaca buku-buku yang berkaitan dengan tes-tes psikologis. Karena hal tersebut
merupakan potret diri masing-masing individu. Masing-masing individu memiliki
ciri khas tertentu. Apapun yang dijawab dalam soal-soal psikotes, akan
memunculkan ciri khas atau keunikan dari individu-individu tersebut yang
sebenarnya.
Dampak negatif
lain dari kebocoran tes-tes psikologis adalah tes-tes tersebut menjadi tidak
valid. Artinya adalah alat tes tersebut tidak dapat mengukur apa yang
seharusnya di ukur, karena subjek atau orang yang mengikuti tes psikologis itu
sudah mengetahui apa yang akan ia jawab dalam tes tersebut. Oleh karena itu,
meraka akan membuat-buat atau mengada-ada setiap jawaban yang mereka berikan
dalam tes tersebut. Hal ini disebabkan karena setiap orang tidak mau
mendapatkan hasil tes psikologis yang kurang bagus, karena hal tersebut dapat
memunculkan berbagai asumsi terhadap dirinya.
Alat tes
psikologi termasuk rahasia negara sehingga harus dijaga dan tidak bisa dijadikan
pengetahuan umum. Namun, tidak semua alat tes psikologi merupakan rahasia
negara. Alat tes yang merupakan rahasia negara adalah alat tes yang hanya dapat
digunakan oleh psikolog, seperti yang biasa digunakan untuk rekrutmen dan
penelitian masalah intelegensia dan kepribadian, serta alat tes yang hanya
dapat digunakan oleh psikolog klinis, yaitu masalah psikologi yang berat yang
menyangkut penyakit kejiwaan.
Jadi,
kerahasiaan alat-alat tes psikologi harus sangat di jaga. Terutama oleh
orang-orang yang bergerak di bidang psikologi agar tes-tes tersebut memiliki
daya fungsi yang sesuai dengan apa yang akan di ukur.
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dalam dunia yang semakin maju dengan
teknologi maka tidak dapat dipungkiri lagi bahwa internet yang merupakan bagian
dari kemajuan teknologi ini mempunyai dampak psikologis yang cukup besar.
Menurut saya internet sangat penting bagi kehidupan karena kita dapat dengan
mudah mendapatkan informasi tetapi hal tersebut tergantung dari setiap individu
dimana kita dapat menentukan mana yang baik dan buruk.
B.
Saran
Semoga
tulisan yang telah disusun ini dapat bermanfaat bagi para pembaca, dan dapat
memberikan pengetahuan sedikit tentang Keterkaitan Psikologi dan Teknologi
Internet. Saya mengetahui bahwa dalam penyusunan tulisan ini masih banyak
terdapat kekurangan baik dari segi penulisannya, bahasa dan lain sebagainya.
Untuk itu saran dari pembaca yang bersifat membangun sangat saya harapkan agar
dapat terciptanya tulisan yang baik yang dapat memberi pengetahuan yang benar
kepada pembaca. Pesan dari saya mulailah membaca dari hal yang kecil untuk
dapat mengetahui lebih banyak hal yang belum anda ketahui. Dan jadikanlah
membaca sebagai kebiasaan anda, karna melalui membaca akan membuka lebih banyak
gerbang ilmu untuk diri anda.
DAFTAR PUSTAKA
https://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi (diakses pada 8 Maret 2020)
https://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi (diakses pada 8 Maret 2020)
https://id.wikipedia.org/wiki/Internet (diakses pada 8 Maret 2020)
https://harapannyamahasiswa.blogspot.com/2016/12/hubungan-antara-psikologi-dan-teknologi.html (diakses pada 8 Maret 2020)
Komentar
Posting Komentar